Tadi pagi kami ada sedikit diskusi mengenai “business continuity management” (BCM). Topik ini terkait dengan bagaimana menyiapkan diri dan mengurangi impak bencana (dan gangguan) terhadap bisnis. Salah satu hal yang dibahas adalah perlu ditentukannya orang dan tanggung jawab ketika terjadi bencana. Ada layanan perusahaan yang harus tetap berjalan. Artinya ada orang yang “terakhir meninggalkan kapal”, begitulah kira-kiranya.
Masalahnya adalah bagaimana menentukan “reward & punishment” bagi orang-orang ini? Seringkali orang hanya diberikan tugas tetapi tidak jelas reward & punishment-nya. Bagaimana kalau ternyata orang yang diberi tanggungjawab malah menghilang kala terjadi bencana? Haruskah ada hukuman? Di sisi lain, akan tidak adil jika ada tanggung jawab (dan bahkan hukuman) tetapi tidak ada reward. Apakah tanggungjawab ini sudah melekat menjadi bagian dari pekerjaan (job description)? Bagaimana menentukan hal ini dari kacamata pengelolaan SDM?
Filed under: Opini Tagged: postaday2011
Link to full article
Không có nhận xét nào:
Đăng nhận xét