Thứ Sáu, 17 tháng 6, 2011

Lemah Dalam Menulis

Kembali di sebuah milis yang saya ikut sedang ada diskusi mengenai buruknya film-film di stasiun TV Indonesia. Ada yang memberikan contoh kenapa tidak ada film seperti “Little House in the Prairie”. Whoa. Ini film seri klasik sekali. Rasanya orang yang seumuran dengan kami hampir dapat dipastikan pernah menonton film seri itu. Bahkan banyak yang menyukainya. Semua anggota keluarga duduk di depan TV. Ini acara keluarga sungguhan. Mungkin alasannya karena waktu itu siarian TV di Indonesia hanya satu. he he he. Jadi tidak ada pilihan lain selain menonton film itu.

Tidak benar kalau alasannya adalah karena tidak ada pilihan, karena cerita film seri “Little House in the Prairie” itu sangat bagus sekali. Sekarang apa yang bisa kita tonton bersama? Spongebob? he he he.

Untuk produksi Indonesia, si Unyil sudah jelaslah rajanya pada masa itu. Mengapa sekarang kita tidak bisa membuat sesuatu yang menyamai si Unyil? Apakah kita demikian tidak kreatif?

Salah satu yang saya duga adalah kita lemah dalam menulis.

Suatu saat, sambil menunggu meeting, saya ngobrol-ngobrol dengan producer dan sutradara film. Saya tanyakan pertanyaan yang mirip, mengapa cerita-cerita film dan di TV Indonesia buruk-buruk. Jawabannya adalah kurangnya cerita dan penulis yang bagus.

Ada satu poin yang melekat dalam kepala saya. Dikatakan bahwa cerita yang bagus biasanya ada masalah dan kemudian ada solusi. Problem solving. Pemecahan masalah ini harus logis. Tidak datang dari langit atau instan. Yang memiliki cara berpikir logis dalam memecahkan masalah adalah orang yang berlatar belakang pendidikan engineering. Seharusnya banyak mahasiswa saya yang diarahkan untuk menjadi penulis ya?

Nah, mahasiswa / lulusan engineering meskipun punya cara berpikir yang logis dan kreatif, sayangnya, lemah dalam menulis. Waduh. Itulah sebabnya saya memaksa mahasiswa saya untuk belajar menulis. Salah satunya adalah menulis melalui blog seperti ini. Mudah-mudahan adalah satu dua orang bisa menghasilkan cerita-cerita yang menarik. Mungkin satu dua orang itu Anda?


Link to full article

Không có nhận xét nào:

Đăng nhận xét

Bài đăng phổ biến